Penurunan Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia Dengan Assertiveness Training Di Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Masalah utama gangguan jiwa didunia adalah Skizofrenia, salah satu gejala yang ditimbulkan skizofrenia yaitu resiko perilakukekerasan. Terapi yang dapat dilakukan pada pasient resiko perilaku kekerasan yaitu dengan terapi farmakologi dan nonfarmakologi.terapi nonfarmakologi alah satunya dengan menerapkan Assertiveness Training. Metode karya ilmiah ini adalah penerapan studi kasus. Hasil dari penerapan Evidance Based Practicepada pasien risiko perilaku kekerasan didapatkan hasil bahwa. Tujuan tindakan ini adalah untuk memperoleh gambaran asuhan keperawatan dengan pemberian Assertiveness Training yang dikombinasikan dengan terapi generalis yaitu pencegahan perilaku kekerasan. Jumlah pasien yang diberikan tindakan yaitu dua orang di ruangan Mandau I RSJ Tampan Pekanbaru pada tanggal 27 sampai 31 Mei 2024 dengan 5 kali pertemuan. Waktu penerapan Assertiveness Training yang dikombinasikan dengan pencegahan perilaku kekerasan yaitu ± 15 menit. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui perkembangan sebelum dan sesudah diberikan tindakan yaitu respons Umum Fungsi Adaptif (RUFA) yang diberikan pada hari pertama tindakan dan hari ke empat tindakan. pada kedua pasient didaptkan rentang skala tingkat resiko perilaku kekerasan yang dialami pasient Tn.I dengan total score 12 dan Tn.R denga score 14, sedangkan setelah diberikan assertivnes training yang diketahui melalui pengisian kuisioner respons Umum Fungsi Adaptif (RUFA) posttest pada hari ke-4 didapatkan rentang skala tingkat resiko perilaku kekerasan yang dialami pasient yaitu resiko perilaku kekerasan dengan score Tn,I 8 dan Tn.R 9. Penelitian ini merekomendasikan kepada RSJ Tampan Pekanbaru, agar dapat menerapkan terapi ini sebagai salah satu upaya untuk menurunkan tingkat resiko perilaku kekerasan pada pasien
The main problem of mental disorders in the world is schizophrenia, one of the symptoms caused by schizophrenia is the risk of violent behavior. Therapy that can be carried out on patients at risk of violent behavior is pharmacological and non- pharmacological therapy. One of the non-pharmacological therapies is by implementing Assertiveness Training. The method of this scientific work is the application of case studies. The results of applying Evidence Based Practice to patients at risk of violent behavior showed that. The aim of this action is to obtain an overview of nursing care by providing Assertiveness Training combined with generalist therapy, namely preventing violent behavior. The number of patients who were given treatment was two people in the Mandau I room at RSJ Tampan Pekanbaru from 27 to 31 May 2024 with 5 meetings. The time for implementing Assertiveness Training combined with preventing violent behavior is ± 15 minutes. The instrument used to determine progress before and after the action was given was the General Adaptive Function (RUFA) response given on the first day of action and the fourth day of action. In both patients, the scale range for the level of risk of violent behavior experienced by patient Mr. I was obtained with a total score of 12 and Mr. 4 obtained a range of scales for the level of risk of violent behavior experienced by patients, namely the risk of violent behavior with a score of Tn, I 8 and Tn. in patients