Terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Kelurahan Rantau Panjang
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Hipertensi atau tekanan darah tinggi yaitu dimana kondisi tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi merupakan penyakit multifaktoria karena interaksi berbagai faktor. Peningkatan usia menyebabkan beberapa perubahan fisiologis, pada usia lanjut sensitivitas pengaturan tekanan darah yaitu reflex baroreseptor mukai berkurang. Penanganan bagi penderita hipertensi yaitu dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat -obatan dan salah satu terapi non farmakologi yang dapat diterapkan untuk pasien yang mengalami hipertensi adalah dengan hidroterapi (rendam kaki) menggunakan rebusan air jahe hangat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rendam kaki air jahe hangat terhadap penurunan nyeri pada lansia penderita hipertensi. Rancangan studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses asuhan keperawatan gerontik. Peneliti mengambil penelitian di RT 03/RW 01 Kelurahan Rantau Panjang, Kota Pekanbaru. Terapi rendam kaki air jahe hangat ini bermanfaat untuk menurunkan nyeri pada penderita hipertensi, sehingga terapi rendam kaki air jahe hangat ini diharapkan mampu mengatasi masalah hipertensi. Terapi rendam kaki air jahe hangat ini dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu selama 15 menit. Hasil dari studi kasus ini setelah 3 kali subjek menerapkan terapi rendam kaki air jahe hangat ini didapatkan hasil terjadi penurunan nyeri pada kedua subjek, yang ditunjukan pada subjek I dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi 2 (ringan), pada subjek II dari skala nyeri 7 (berat) menjadi 2 (ringan).
Hypertension or high blood pressure is where the systolic blood pressure is more than 140 mmHg and the diastolic blood pressure is more than 90 mmHg. Hypertension is a multifactorial disease due to the interaction of various factors. Increasing age causes several physiological changes, in old age the sensitivity of blood pressure regulation, namely the baroreceptor reflex, decreases. Treatment for hypertension sufferers can be done by consuming medication and one non-pharmacological therapy that can be applied to patients with hypertension is hydrotherapy (foot soak) using boiled warm ginger water. The aim of this study was to determine the effect of a warm ginger water foot soak on reducing pain in elderly people with hypertension. This case study design uses a descriptive method with a gerontic nursing care process approach. Researchers took research at RT 03/RW 01, Rantau Panjang Village, Pekanbaru City. This warm ginger water foot soak therapy is useful for reducing pain in hypertension sufferers, so this warm ginger water foot soak therapy is expected to be able to overcome hypertension problems. This warm ginger water foot soak therapy is carried out 3 times a week for 15 minutes. The results of this case study after 3 times the subject applied warm ginger water foot soak therapy, it was found that there was a reduction in pain in both subjects, which was shown in subject I from a pain scale of 6 (moderate) to 2 (mild), in subject II from a pain scale 7 (heavy) becomes 2 (light).