ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. Y DENGAN METODE PIJAT ENDORPHIN PADA IBU HAMIL TM III DENGAN NYERI PUNGGUNG DI KLINIK PRATAMA ARRABIH KOTA PEKANBARU 2026
Institutional Metadata
Abstract
Studi kasus ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care) pada Ny. Y mulai dari kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, hingga keluarga berencana serta menerapkan pijat endorphin untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Asuhan dilaksanakan di Klinik Pratama Arrabih Kota Pekanbaru pada April–Juni 2026. Penerapan pijat endorphin dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi ±20 menit setiap sesi. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sebelum intervensi pada tanggal 16 April 2026, intensitas nyeri punggung Ny. Y berada pada skala 5 (nyeri sedang). Setelah dilakukan pijat endorphin selama tiga hari dan evaluasi pada tanggal 18 April 2026, intensitas nyeri menurun menjadi skala 3 (nyeri ringan), dengan penurunan sebesar 2 poin. Ibu juga mengatakan nyeri punggung jauh berkurang, tubuh terasa lebih nyaman dan rileks, serta aktivitas seperti berdiri, berjalan, dan bangun dari posisi tidur menjadi lebih nyaman. Selama pelaksanaan asuhan berkesinambungan, kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, dan pelayanan keluarga berencana berlangsung fisiologis tanpa komplikasi. Penerapan pijat endorphin pada Ny. Y menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri punggung dan peningkatan kenyamanan ibu selama trimester III.
This case study aims to provide Continuity of Care to Mrs. Y encompassing pregnancy, childbirth, newborn care, the postpartum period, and family planning while implementing endorphin massage to alleviate back pain during the third trimester of pregnancy. A case study method was employed, utilizing a midwifery management approach that included interviews, observations, physical examinations, documentation, and pain intensity measurements via the Numeric Rating Scale (NRS). The care was administered at the Arrabih Primary Clinic in Pekanbaru City between April and June 2026. Endorphin massage was applied for three consecutive days, with each session lasting approximately 20 minutes. Results indicated that prior to the intervention on April 16, 2026, Mrs. Y’s back pain intensity was at level 5 (moderate pain). Following three days of endorphin massage and a subsequent evaluation on April 18, 2026, the pain intensity decreased to level 3 (mild pain) a reduction of two points. The mother reported a significant decrease in back pain, a greater sense of bodily comfort and relaxation, and increased ease in performing activities such as standing, walking, and rising from a lying position. Throughout the provision of continuous care, the pregnancy, labor, newborn care, postpartum period, and family planning services proceeded physiologically without complications. The application of endorphin massage for Mrs. Y demonstrated a reduction in back pain intensity and enhanced maternal comfort during the third trimester.