AsuhanKeperawatanAnakDenganAnsietasTerhadap Hospitalisasi Dengan Penerapan Audiovisual DiRuangAnggrekRSUDArifinAhmad Provinsi Riau
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Ansietas merupakan respons emosional terhadap persepsi ancaman yang ditandai dengan perasaan tidak pasti, tidak berdaya, dan kekhawatiran berlebihan. Kondisi ini bersifat subjektif dan dikomunikasikan melalui hubungan interpersonal. Pada anak prasekolah, ansietas dapat mengganggu proses adaptasi selama menjalani perawatan di rumah sakit. Salah satu metode penatalaksanaan non-farmakologis yang efektif adalah teknik distraksi audiovisual. Terapi ini memanfaatkan rangsangan pendengaran dan penglihatan melalui media film untuk merangsang pelepasan hormon endorfin, yang dapat menurunkan tingkat stres dan mengurangi kecemasan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan pretest dan post-test pada satu subjek anak prasekolah yang mengalami ansietas selama menjalani perawatan inap di RSUD Arifin Achmad. Intervensi dilakukan selama dua hari menggunakan media audiovisual. Pengukuran tingkat ansietas dilakukan menggunakan instrumen ChildAnxietyScale (CAS). Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat ansietas dari kategori “agak cemas” menjadi “tidak cemas” setelah intervensi. Penerapan distraksi audiovisual terbukti efektif dalam menurunkan tingkat ansietas pada anak prasekolah yang menjalani perawatan di rumahsakit.Intervensiinidapatdijadikansebagaialternatiftindakanmandiri,baik oleh tenaga keperawatan maupun oleh orang tua di rumah, dalam membantu mengatasi ansietas pada anak prasekolah.
Anxiety is an emotional response to perceived threats, often characterized by feelings of uncertainty, helplessness, and excessive worry. It is a subjective experiencethatiscommunicatedthroughinterpersonalrelationships.Inpreschool- aged children, anxiety can interfere with the adaptation process during hospitalization.Oneeffectivenon-pharmacologicalinterventiontomanageanxiety is audiovisual distraction therapy.This method utilizes auditory and visual stimuli throughfilmmediatostimulatethereleaseofendorphins,whichhelpreducestress andanxietylevels.Thisstudyemployedanexperimentalmethodwithapre-testand post- test design involving a single preschool-aged patient experiencing anxiety during inpatient care at Arifin Achmad General Hospital. The audiovisual intervention was administered over two days.Anxiety levels were measured using the Child Anxiety Scale (CAS). The results showed a reduction in anxiety level from "mildly anxious" to "not anxious" after the intervention. Audiovisual distraction was found to be effective in reducing anxiety in hospitalized preschool children.Thisinterventioncanserveasanindependentnursingactionandmayalso be implemented by parents at home to help manage anxiety in preschool-aged children.