GAMBARAN DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM MELAKUKAN HAND HYGIENE PADA PRAKTEK KLINIK DI IRNA PENYAKIT DALAM RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU
Institutional Metadata
Abstract
Hand hygiene merupakan salah satu tindakan penting dalam pencegahan dan pengendalian infeksi serta peningkatan keselamatan pasien. Kepatuhan mahasiswa keperawatan dalam melakukan hand hygiene selama praktik klinik dapat dipengaruhi oleh berbagai determinan, antara lain pengetahuan, sikap, motivasi, sarana dan prasarana, serta supervisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran determinan yang mempengaruhi kepatuhan mahasiswa keperawatan dalam melakukan hand hygiene pada praktik klinik di IRNA Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 109 mahasiswa keperawatan yang menjalani praktik klinik di IRNA Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad Pekanbaru dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengukur faktor pengetahuan, sikap, motivasi, sarana dan prasarana, serta supervisi. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 56 responden (51,4%), sikap positif sebanyak 76 responden (69,7%), sarana dan prasarana yang memadai sebanyak 75 responden (68,8%), motivasi tinggi sebanyak 70 responden (64,2%), dan supervisi dalam kategori baik sebanyak 73 responden (67,0%). Secara keseluruhan, determinan kepatuhan hand hygiene mahasiswa keperawatan berada dalam kondisi yang cenderung mendukung. Namun, masih ditemukan responden dengan pengetahuan cukup dan kurang, sikap negatif, motivasi rendah, serta penilaian terhadap sarana dan supervisi yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi, notivasi, ketersediaan fasilitas, supervisi, serta pengawasan secara berkelanjutan ıntuk mendukung penerapan hand hygiene secara konsisten selama praktik klinik.
Hand hygiene is an important measure in infection prevention and control and in improving patient safety. Nursing students' compliance with hand hygiene practices during clinical practice may be influenced by various determinants, including knowledge, attitude, motivation, facilities and infrastructure, and supervision. This study aimed to describe the determinants influencing nursing students' compliance with hand hygiene practices during clinical practice in the Internal Medicine Ward of Arifin Achmad Regional General Hospital, Pekanbaru. This study employed a quantitative approach with a descriptive design. The sample consisted of 109 nursing students undergoing clinical practice in the Internal Medicine Ward of Arifin Achmad Regional General Hospital, Pekanbaru, selected using a total sampling technique. Data were collected using questionnaires to measure knowledge, attitude, motivation, facilities and infrastructure, and supervision. Data were analyzed using univariate analysis presented in the form of frequency distributions and percentages. The results showed that the majority of respondents had good knowledge, with 56 respondents (51.4%), a positive attitude, with 76 respondents (69.7%), adequate facilities and infrastructure, with 75 respondents (68.8%), high motivation, with 70 respondents (64.2%), and good supervision, with 73 respondents (67.0%). Overall, the determinants of nursing students' compliance with hand hygiene practices tended to be supportive. However, some respondents still demonstrated moderate and poor levels of knowledge, negative attitudes, low motivation, and suboptimal perceptions of facilities and supervision. Therefore, continuous improvement in education, motivation, facility availability, supervision, and monitoring is needed to support the consistent implementation of hand hygiene practices during clinical practice.