Gambaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Mahasiwa DIII Keperawatan STIKES Payung Negeri Pasca Pandemi COVID-19
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah segala bentuk perilaku yang diterapkan seseorang sehingga membuat individu atau anggota keluarga dapat mencapai hidup yang sehat. Selama masa pandemi penularan COVID-19, dapat melalui kontak langsung, kontak tidak langsung, dan kontak erat sehingga diperlukan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat selama masa pandemi COVID-19, dengan mencuci tangan dengan sabun dan air bersih atau hand sanitizer; menghindari menyentuh daerah wajah dengan tangan yang tidak dicuci, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak minimal 1,5 - 2 meter. Tujuan : Mengetahui gambaran perilaku hidup bersih dan sehat mahasiswa DIII Keperawatan STIKES Payung Negeri pasca pandemi COVID-19. Metode : Penelitian deskriptif yang terdiri dari 57subjek penelitian. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik random sampling, yaitu pengambilan sampel probabilitas dimana semua orang memiliki kemungkinan sama untuk dipilih . Seluruh responden mengisi kuesioner untuk menilai gambaran perilaku hidup bersih dan sehat pasca pandemi COVID-19. Data kuesioner diuji menggunakan menggunakan software SPSS 24.0 for IOS kemudian hasil data akandianalisis. Hasil : Total responden sebanyak 57 mahasiswa yang terdiri dari perempuan 44 orang (77,2%) dan laki-laki 13 orang (26%) dengan rentang usia terbanyak pada 19-21tahun sebanyak 38 orang (68,4%) dan rentang usia 22-25 tahun sebanyak 18 orang (31,6%). Hasil penelitian perilaku hidup bersih dan sehat pasca pandemi pada mahasiswa STIKES Payung Negeri sebanyak 39,5% mahasiswa memiliki perilaku hidup bersih dan sehat pasca pandemiCOVID-19 yang sangat baik dan 60,5% memiliki perilaku baik. Simpulan : Sebanyak 100% Mahasiswa DIII Keperawatan STIKES Payung Negeri memiliki perilaku hidup bersih dan sehat yang baik dan sangat baik pasca masa pandemi COVID-19.
Clean and Healthy Living Behavior is all forms of behavior implemented by a person so that individuals or family members can achieve a healthy life. During the pandemic, transmission of COVID-19 can occur through direct contact, indirect contact and close contact, so it is necessary to implement clean and healthy living behavior during the COVID-19 pandemic, by washing hands with soap and clean water or hand sanitizer; avoid touching the facial area with unwashed hands, avoid crowds, and maintain a minimum distance of 1.5 - 2 meters. Objective: To understand the description of the clean and healthy living behavior of DIII Nursing STIKES Payung Negeri students after the COVID-19 pandemic. Method: Descriptive research consisting of 57 research subjects. Research sampling uses random sampling techniques, namely probability sampling where everyone has the same chance of being selected. All respondents filled out a questionnaire to assess their description of clean and healthy living behavior after the COVID-19 pandemic. The questionnaire data was tested using SPSS 24.0 for IOS software and then the data results were analyzed. Results: The total number of respondents was 57 students consisting of 44 women (77.2%) and 13 men (26%) with the largest age range being 19-21 years, 38 people (68.4%) and an age range of 22 -25 years as many as 18 people (31.6%). The results of research on post-pandemic clean and healthy living behavior among STIKES Payung Negeri students were 39.5% of students had very good clean and healthy living behavior post-COVID-19 pandemic and 60.5% had good behavior. Conclusion: As many as 100% of DIII Nursing Students of STIKES Payung Negeri have good and very good clean and healthy living behavior after the COVID-19 pandemic.