Skripsi (S1)

Hubungan Fatherless dengan Kesehatan Mental Remaja di SMA Negeri 2 Pekanbaru

person Defi Nelfina
calendar_today 2025
school S1 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 21301066
Study Program
S1 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns. Fitri Dyna, M. Kep
Upload Date 04 September 2026
Keywords
Fatherless kesehatan mental remaja keterlibatan ayah kesejahteraan psikologis.

Abstract

Fatherless atau ketidakhadiran figur ayah dalam kehidupan seorang anak, baik secara fisik maupun emosional, dapat mempengaruhi perkembangan psikologis dan kesejahteraan mental remaja. Berdasarkan data, terdapat 178 remaja di SMA Negeri 2 Pekanbaru yang mengalami gangguan kesehatan mental akibat fatherless. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fatherless dengan kesehatan mental remaja di SMA Negeri 2 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan desain penelitian adalah korelasional dengan pendekatan cross- sectional. Sampel penelitian berjumlah 178 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dikumpulkan menggunakan kuesioner Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF) dan Fatherless Scale. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara fatherless dan kesehatan mental remaja (p value<0,001), yang berarti remaja yang mengalami fatherless cenderung memiliki tingkat kesehatan yang lebih rendah dibandingkan dengan remaja yang memiliki figur ayah yang hadir dalam kehidupan remaja tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan dalam memberikan dukungan bagi remaja yang mengalami fatherless.

Fatherlessness, or the absence of a father figure in a child’s life, whether physically or emotionally, can significantly impact adolescent psychological development and mental well-being. Based on data, 178 adolescents at SMA Negeri 2 Pekanbaru experience mental health disorders due to fatherlessness. This study aims to examine the relationship between fatherlessness and adolescent mental health at SMA Negeri 2 Pekanbaru. This research employs a quantitative approach with a correlational study design and a cross-sectional method. The study sample consists of 178 respondents selected through random sampling. Data collection was conducted using the Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF) and the Fatherless Scale. The analysis indicates a significant relationship between fatherlessness and adolescent mental health (p-value < 0.001), suggesting that adolescents experiencing fatherlessness tend to have lower mental health levels compared to those with a present and involved father figure. This study is expected to serve as a reference for schools, families, and healthcare professionals in providing support for adolescents affected by fatherlessness.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Hubungan Fatherless dengan Kesehatan Mental Remaja di SMA Negeri 2 Pekanbaru

Defi Nelfina
contact_support