Hubungan Penggunaan Aplikasi TikTok Terhadap Body Image Pada Mahasiswi Fakultas
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
TikTok merupakan urutan kedua dari media sosial yang berpengaruh pada body image yaitu Instagram (48,7%), TikTok (36,7%), Youtube (9,3%), dan Facebook (5,3%). Paparan konten visual yang diposting pada platfrom TikTok memberikan dampak bagi penggunanya dengan membandingkan penampilannya dengan pengguna yang lain. Hal ini menyebabkan penggunanya memiliki efek positif dan negatif pada body image, khususnya selama masa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengguna aplikasi TikTok terhadap body image pada mahasiswi Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi prodi S1 Keperawatan yaitu sebanyak 664 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 250 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner body image yaitu Multidimensional Body Self Relation Questionnaire-Appearance Scale (MBSRQ-AS) dan kuesioner Penggunaan TikTok. Didapatkan hasil lebih dari separuh responden sebanyak 129 orang (51,6%) mengalami body image positif dan lebih dari separuh responden menggunakan TikTok positif sebanyak 130 orang (52,0%). Penelitian ini menggunakan uji Chi- square didapatkan hasil dengan nilai p=0,000 (p<0,05) maka Ho di tolak yang berarti ada hubungan penggunaan aplikasi tiktok terhadap body image pada mahasiswi Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru dengan nilai OR (Odds Ratio) 20,723. Rekomendasi penelitian ini agar mahasiswi dapat membentuk konsep diri (body image) yang positif dan bisa menggambarkan persepsi individu tentang dirinya sendiri.
TikTok merupakan urutan kedua dari media sosial yang berpengaruh pada body image yaitu Instagram (48,7%), TikTok (36,7%), Youtube (9,3%), dan Facebook (5,3%). Paparan konten visual yang diposting pada platfrom TikTok memberikan dampak bagi penggunanya dengan membandingkan penampilannya dengan pengguna yang lain. Hal ini menyebabkan penggunanya memiliki efek positif dan negatif pada body image, khususnya selama masa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengguna aplikasi TikTok terhadap body image pada mahasiswi Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi prodi S1 Keperawatan yaitu sebanyak 664 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 250 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner body image yaitu Multidimensional Body Self Relation Questionnaire-Appearance Scale (MBSRQ-AS) dan kuesioner Penggunaan TikTok. Didapatkan hasil lebih dari separuh responden sebanyak 129 orang (51,6%) mengalami body image positif dan lebih dari separuh responden menggunakan TikTok positif sebanyak 130 orang (52,0%). Penelitian ini menggunakan uji Chi- square didapatkan hasil dengan nilai p=0,000 (p<0,05) maka Ho di tolak yang berarti ada hubungan penggunaan aplikasi tiktok terhadap body image pada mahasiswi Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru dengan nilai OR (Odds Ratio) 20,723. Rekomendasi penelitian ini agar mahasiswi dapat membentuk konsep diri (body image) yang positif dan bisa menggambarkan persepsi individu tentang dirinya sendiri.