KTI

Hubungan Peran Teman Sebaya Dengan Perilaku Bullying Di SD Negeri 008 Hangtuah Kabupaten Kampar

person Nelly Oktaviani
calendar_today 2025
school D3 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 22101025
Study Program D3 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type KTI
Supervisor Ns. Donny Hendra, M.Kep
Upload Date 11 August 2026
Keywords
Teman sebaya Bullying Pencegahan.

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok terhadap orang lain yang dilakukan secara berulang-ulang dengan cara menyakiti secara fisik maupun mental.Teman sebaya merupakan sebuah kelompok sosial yang seringkali di identifikasikan sebagai kumpulan orang yang mempunyai kesamaan sosial atau yang mempunyai kesamaan ciri-ciri, misalnya seperti kesamaan usia. Pencegahan bullying di sekolah dapat dilakukan melalui edukasi tentang dampak perilaku bullying, pembinaan karakter, pelatihan guru untuk mendeteksi perilaku agresif sejak dini, peningkatan pengawasan di lingkungan sekolah, serta program pembelajaran yang menanamkan nilai empati dan sikap saling menghargai antar siswa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan peran teman sebaya yang menimbulkan perilaku bullying, mengidentifikasi perilaku bullying serta menganalisis hubungan peran teman sebaya dengan perilaku bullying. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan univariat dan bivariat. Analisa yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji statistic chi square. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa tidak ada hubungan peran teman sebaya dengan perilaku bullying dengan nilai p value =0,848 atau (p=>0,005). Untuk itu diharapkan kepada pihak sekolah untuk dapat memberikan informasi tentang dampak dari perilaku bullying .

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok terhadap orang lain yang dilakukan secara berulang-ulang dengan cara menyakiti secara fisik maupun mental.Teman sebaya merupakan sebuah kelompok sosial yang seringkali di identifikasikan sebagai kumpulan orang yang mempunyai kesamaan sosial atau yang mempunyai kesamaan ciri-ciri, misalnya seperti kesamaan usia. Pencegahan bullying di sekolah dapat dilakukan melalui edukasi tentang dampak perilaku bullying, pembinaan karakter, pelatihan guru untuk mendeteksi perilaku agresif sejak dini, peningkatan pengawasan di lingkungan sekolah, serta program pembelajaran yang menanamkan nilai empati dan sikap saling menghargai antar siswa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan peran teman sebaya yang menimbulkan perilaku bullying, mengidentifikasi perilaku bullying serta menganalisis hubungan peran teman sebaya dengan perilaku bullying. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan univariat dan bivariat. Analisa yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji statistic chi square. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa tidak ada hubungan peran teman sebaya dengan perilaku bullying dengan nilai p value =0,848 atau (p=>0,005). Untuk itu diharapkan kepada pihak sekolah untuk dapat memberikan informasi tentang dampak dari perilaku bullying .

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download
lock

Restricted Access

folder_zip
Chapter 1 Restricted to Registered Scholars
login Login to download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Hubungan Peran Teman Sebaya Dengan Perilaku Bullying Di SD Negeri 008 Hangtuah Kabupaten Kampar

Nelly Oktaviani
contact_support