HUBUNGAN POLA INTERAKSI IBU DAN ANAK DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL BALITA DI PAUD ISLAM TERPADU BUNAYYA KECAMATAN BUKIT RAYA
Institutional Metadata
Abstract
Perkembangan sosial merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang balita yang dipengaruhi oleh pola interaksi antara ibu dan anak. Interaksi yang positif dapat mendukung kemampuan anak dalam berkomunikasi, beradaptasi, dan bersosialisasi. Namun, masih ditemukan balita dengan perkembangan sosial yang meragukan maupun mengalami penyimpangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola interaksi ibu dan anak dengan perkembangan sosial balita di PAUD Islam Terpadu Bunayya Kecamatan Bukit Raya Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada 2 Juni 2026 dengan sampel sebanyak 67 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Parent–Child Interaction Questionnaire-Revised (PACHIQ-R) dan kuesioner perkembangan sosial balita. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pola interaksi ibu dan anak berada pada kategori baik (36%) dan perkembangan sosial balita berada pada kategori sesuai (49%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pola interaksi ibu dan anak dengan perkembangan sosial balita. Kesimpulannya, semakin baik pola interaksi ibu dan anak, maka semakin baik pula perkembangan sosial balita. Oleh karena itu, ibu diharapkan dapat membangun interaksi yang positif untuk mendukung perkembangan sosial balita secara optimal.
Social development is an essential aspect of toddler growth and development that is influenced by various factors, including the pattern of mother–child interaction. Positive interactions can enhance children's ability to communicate, adapt, and socialize with others. However, some toddlers still exhibit questionable or delayed social development. This study aimed to determine the relationship between mother–child interaction patterns and the social development of toddlers at Bunayya Integrated Islamic Early Childhood Education, Bukit Raya District, in 2026. This study employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The study was conducted on June 2, 2026, involving 67 respondents selected using Proportional Random Sampling. Data were collected using the Parent–Child Interaction Questionnaire-Revised (PACHIQ-R) and a toddler social development questionnaire. Data were analyzed using the Chi-square test. The results showed that most mother–child interaction patterns were categorized as good (36%), while most toddlers demonstrated appropriate social development (49%). The Chi-square test showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant relationship between mother–child interaction patterns and toddlers' social development. In conclusion, better mother–child interaction patterns are associated with better social development in toddlers. Therefore, mothers are encouraged to establish positive interactions with their children to promote optimal social development.