Skripsi (S1)

Implementasi habituasi dongeng “awas ada lico” dalam pembentukan karakter phbs pada anak usia 3-6 tahun di PKBM bilal pekanbaru.

person Rahayu Marzatullah
calendar_today 2025
school S1 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 21301014
Study Program
S1 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns. Rizka Febtrina, M.Kep.,Sp Kep. MB
Upload Date 15 September 2026
Keywords
penanaman perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)

Abstract

Masa prasekolah disebut juga masa emas, jendela peluang, atau masa kritis. Perkembangan anak prasekolah meliputi keterampilan motorik, keterampilan pribadi, keterampilan sosial, dan perkembangan bahasa.Pada dasarnya perkembangan kognitif mengacu pada perkembangan berpikir anak, yaitu kemampuan anak untuk mengkoordinasikan cara berpikir yang berbeda untuk memecahkan masalah yang berbeda. Banyak masalah kesehatan yang terjadi pada masa ini yang berdampak signifikan terhadap kesehatan anak di masa depan.Masalah kesehatan tersebut meliputi kondisi kesehatan umum, gangguan perkembangan, gangguan perilaku, dan ketidakmampuan belajar. Anak-anak prasekolah adalah anak-anak yang berusia antara tiga dan lima tahun. Pertumbuhan dan perkembangan kognitif, biologis, mental, dan psikososial terjadi sangat pesat pada usia ini. Banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak prasekolah, antara lain gizi, penyakit, pola makan sehat, masalah tidur, dan cara orang tua merawat anak sakit. Kebersihan diri merupakan upaya yang dilakukan individu untuk menjaga kebersihan dirinya agar terhindar dari berbagai penyakit. Tercapainya personal higiene dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain: Misalnya faktor budaya, nilai sosial individu atau keluarga, pengetahuan tentang kebersihan diri, dan persepsi anak prasekolah terhadap perawatan diri. Anak-anak pada usia ini memiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga jika tidak memperhatikan kebersihan diri, ia dapat tertular berbagai penyakit.

Masa prasekolah disebut juga masa emas, jendela peluang, atau masa kritis. Perkembangan anak prasekolah meliputi keterampilan motorik, keterampilan pribadi, keterampilan sosial, dan perkembangan bahasa.Pada dasarnya perkembangan kognitif mengacu pada perkembangan berpikir anak, yaitu kemampuan anak untuk mengkoordinasikan cara berpikir yang berbeda untuk memecahkan masalah yang berbeda. Banyak masalah kesehatan yang terjadi pada masa ini yang berdampak signifikan terhadap kesehatan anak di masa depan.Masalah kesehatan tersebut meliputi kondisi kesehatan umum, gangguan perkembangan, gangguan perilaku, dan ketidakmampuan belajar. Anak-anak prasekolah adalah anak-anak yang berusia antara tiga dan lima tahun. Pertumbuhan dan perkembangan kognitif, biologis, mental, dan psikososial terjadi sangat pesat pada usia ini. Banyak faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak prasekolah, antara lain gizi, penyakit, pola makan sehat, masalah tidur, dan cara orang tua merawat anak sakit. Kebersihan diri merupakan upaya yang dilakukan individu untuk menjaga kebersihan dirinya agar terhindar dari berbagai penyakit. Tercapainya personal higiene dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain: Misalnya faktor budaya, nilai sosial individu atau keluarga, pengetahuan tentang kebersihan diri, dan persepsi anak prasekolah terhadap perawatan diri. Anak-anak pada usia ini memiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga jika tidak memperhatikan kebersihan diri, ia dapat tertular berbagai penyakit.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Implementasi habituasi dongeng “awas ada lico” dalam pembentukan karakter phbs pada anak usia 3-6 tahun di PKBM bilal pekanbaru.

Rahayu Marzatullah
contact_support