KTI

Implementasi Terapi Genggam Bola Karet Pada Pasien Stroke Non Hemorogik Untuk meningkatkan Kekuatan Otot Ruangan Krisan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru

person Alya Zerlina
calendar_today 2025
school D3 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 22101001
Study Program D3 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type KTI
Supervisor Ns. Ulfa Hasanah, M. Kep
Upload Date 06 August 2026
Keywords
Stroke Non Hemoragik Terapi Genggam Bola Karet Kekuatan Otot Asuhan Keperawatan

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan salah satu jenis stroke yang terjadi akibat sumbatan aliran darah ke otak tanpa adanya perdarahan. Gangguan ini dapat menyebabkan kelemahan otot dan penurunan kemampuan motorik, terutama pada ekstremitas tubuh. Salah satu terapi rehabilitasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah terapi genggam bola karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi terapi genggam bola karet pada pasien stroke non hemoragik dalam meningkatkan kekuatan otot. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada pasien stroke non hemoragik yang dirawat di Ruangan Krisan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Asuhan keperawatan dilakukan secara komprehensif melalui tahapan pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil studi menunjukkan bahwa pasien belum mengalami peningkatan kekuatan otot ekstremitas kiri setelah diberikan terapi genggam bola karet selama lima hari, yang dilakukan dua kali sehari masing- masing 10–15 menit. Latihan ini terbukti efektif dalam merangsang aktivitas neuromuskular dan memperbaiki fungsi motorik pasien. Latihan ini juga mudah dilakukan, tidak memerlukan alat yang kompleks, serta dapat dilanjutkan secara mandiri di rumah. Terapi genggam bola karet dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan rehabilitatif yang sederhana dan bermanfaat dalam pemulihan pasien stroke non hemoragik.

Non-hemorrhagic stroke is a type of stroke that occurs due to blockage of blood flow to the brain without bleeding. This disorder can cause muscle weakness and decreased motor skills, especially in the extremities. One of the rehabilitation therapies that can be done to increase muscle strength is rubber ball handheld therapy. This study aims to evaluate the implementation of rubber ball handheld therapy in non-hemorrhagic stroke patients in increasing muscle strength. The research method used is a case study on one non- hemorrhagic stroke patient who was treated in the Krisan Room RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. The nursing care process is carried out comprehensively through the stages of assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. The results of the study showed that patients experienced an increase in left extremity muscle strength after being given rubber ball grip therapy for five consecutive days, twice a day for 10-15 minutes each. This exercise has been shown to be effective in stimulating neuromuscular activity and improving patient motor function. In addition, this exercise is also easy to do, does not require complex equipment, and can be continued independently at home. Rubber ball grip therapy can be used as one of the simple and beneficial rehabilitative nursing interventions in the recovery of non-hemorrhagic stroke patients.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download
lock

Restricted Access

folder_zip
Chapter 1 Restricted to Registered Scholars
login Login to download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Implementasi Terapi Genggam Bola Karet Pada Pasien Stroke Non Hemorogik Untuk meningkatkan Kekuatan Otot Ruangan Krisan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru

Alya Zerlina
contact_support