KEBIASAAN SARAPAN DAN KONSUMSI JUNK FOOD TERHADAP STATUS GIZI PADA MAHASISWA KEBIDANAN TINGKAT 1 INSTITUT KESEHATAN PAYUNG NEGERI PEKANBARU
Institutional Metadata
Abstract
PROGRAM STUDI SARJANA KEBIDANAN DAN PENDIDIKAN PROFESI BIDAN FAKULTAS KEBIDANAN INSTITUT KESEHATAN PAYUNG NEGERI PEKANBARU Penelitian 29 Juli 2026 Shella Hilwani Putri Kebiasaan Sarapan Dan Konsumsi Junk Food Terhadap Status Gizi Pada Mahasiswa Kebidanan Tingkat 1 Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru xiii + 58 Halaman + 12 Tabel + 8 Lampiran ABSTRAK Status gizi merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan kondisi kesehatan individu, terutama pada remaja akhir hingga dewasa awal seperti mahasiswa. Kebiasaan sarapan dan pola konsumsi makanan cepat saji (junk food) diduga berhubungan dengan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan dan konsumsi junk food terhadap status gizi pada mahasiswa Kebidanan Tingkat 1 Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2026 dengan sampel sebanyak 79 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kebiasaan sarapan, kuesioner konsumsi junk food, serta pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) untuk mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher-Freeman-Halton Exact Test dengan pendekatan Monte Carlo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kebiasaan sarapan kategori cukup (51,9%), konsumsi junk food kategori jarang (72,2%), dan status gizi berada pada kategori normal (67,1%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan dengan status gizi (p = 0,166; p > 0,05) dan konsumsi junk food dengan status gizi (p = 0,867; p > 0,05). Kesimpulannya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan maupun konsumsi junk food dengan status gizi mahasiswa Kebidanan Tingkat 1. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan tetap mempertahankan pola makan gizi seimbang serta membatasi konsumsi makanan tidak sehat untuk menjaga kesehatan tubuh secara optimal. Kata Kunci: kebiasaan sarapan, konsumsi junk food, status gizi, mahasiswa kebidanan. Daftar Bacaan : 45 (2015-2025)
BACHELOR OF MIDWIFERY AND PROFESSIONAL MIDWIFERY EDUCATION STUDY PROGRAM, FACULTY OF MIDWIFERY PAYUNG NEGERI INSTITUTE OF HEALTH SCIENCES PEKANBARU Research, July 29, 2026 Shella Hilwani Putri The Relationship Between Breakfast Habits and Junk Food Consumption and Nutritional Status Among First-Year Midwifery Students at Payung Negeri Institute of Health Sciences Pekanbaru xili + 58 Pages + 12 Tables + 8 Appendices ABSTRACT Nutritional status is an essential indicator reflecting an individual's health condition, particularly among late adolescents and young adults such as university students. Breakfast habits and fast food (junk food) consumption patterns are assumed to be related to nutritional status. This study aimed to determine the relationship between breakfast habits and junk food consumption and nutritional status among first-year Midwifery students at Payung Negeri Institute of Health Sciences Pekanbaru in 2026. This study employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The study was conducted in 2026 with a sample of 79 respondents selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected using breakfast habits questionnaires, junk food consumption questionnaires, and anthropometric measurements (weight and height) to calculate Body Mass Index (BMI). Data were analyzed using the Fisher-Freeman-Halton Exact Test with a Monte Carlo approach. The results showed that the majority of respondents had moderate breakfast habits (51.9%), rarely consumed junk food (72.2%), and had normal nutritional status (67.1%). Statistical analysis showed that there was no significant relationship between breakfast habits and nutritional status (p = 0.166; p > 0.05) and between junk food consumption and nutritional status (p = 0.867; p > 0.05). In conclusion, there was no significant relationship between breakfast habits or junk food consumption and nutritional status among first-year Midwifery students. Therefore, students are encouraged to maintain a balanced diet and limit unhealthy food consumption to support optimal health. Keywords: breakfast habits, junk food consumption, nutritional status, midwifery students. References: 45 (2015-2025)