Pemberian Aromaterapi Ginger Oil Pada Pasien Kanker Dengan Masalah Keperawatan Nausea Di Ruangan Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau
Quick Access
Institutional Metadata
Abstract
Pasien kanker cenderung mengalami permasalahan berupa mual dan muntah. Oleh karena itu, perlu diberikan penanganan untuk mengatasi keluhan mual dan muntah termasuk dengan menggunakan terapi komplementer. Salah satu terapi yang dapat digunakan yaitu aromaterapi. Aromaterapi dengan ekstrak ginger oil dapat memberikan dampak yang menenangkan dan menyejukkan bagi tubuh kita. Ginger oil mengandung zat seperti zingiber dan zingiberol yang memiliki sifat antiemetik dan membantu menghentikan mual dan muntah pasca melakukan kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk penerapan pemberian aromaterapi ginger oil pada pasien kanker dengan masalah keperawatan nausea di Ruangan Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Pelaksanaan Evidence Based Practice Nursing (EBN) yang dilakukan adalah pemberian aromaterapi ginger oil pada pasien dengan masalah keperawatan nausea di Ruangan Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dilakukan selama 3 hari, dengan frekuensi 1x/hari pada sore hari menggunakan diffuser yang memudahkan pasien dalam menghirup. Pelaksanaan EBN ini dilakukan pada 2 pasien di ruangan dahlia menggunakan lembar observasi. Hasil penerapan menunjukkan pada kedua pasien terjadi perubahan meliputi manajemen mual, didapatkan mual muntah sudah mulai berkurang, pasien lebih rileks dan lebih nyaman setelah diberi aromaterapi ginger oil, skala pasien satu yakni 30 mm (kategori ringan) skala pasien kedua 20 mm (kategori ringan). Pemberian aromaterapi ginger oil dikolaborasikan dengan pemberian ondansentron. Direkomendasikan kepada perawat untuk mengintegrasikan aromaterapi ginger oil sebagai bagian dari tindakan mandiri keperawatan, serta kepada pasien untuk menggunakannya sebagai salah satu upaya menurunkan keluhan mual yang dialami.
Cancer patients often experience problems such as nausea and vomiting, which require appropriate interventions to alleviate discomfort. One approach that can be used is complementary therapy, including aromatherapy. Aromatherapy using ginger oil extract has a calming and soothing effect on the body. Ginger oil contains active compounds such as zingiber and zingiberol, which possess antiemetic properties and help reduce nausea and vomiting after chemotherapy. This study aimed to implement the use of ginger oil aromatherapy in cancer patients experiencing the nursing problem of nausea in the Dahlia Ward of Arifin Achmad Regional Hospital, Riau Province. The implementation of Evidence-Based Nursing Practice (EBN) was carried out by providing ginger oil aromatherapy to patients for three consecutive days, once daily in the afternoon, using a diffuser to facilitate inhalation. This practice was applied to two patients using observation sheets. The results of the intervention showed improvements in both patients, with reduced nausea and vomiting, and patients reported feeling more relaxed and comfortable after the aromatherapy. The nausea scale in the first patient was 30 mm (mild category), and in the second patient was 20 mm (mild category). Ginger oil aromatherapy was provided in collaboration with the administration of ondansetron. Based on these findings, it is recommended that nurses integrate ginger oil aromatherapy as a part of independent nursing interventions, and that patients consider using it as a supportive method to reduce nausea.