Skripsi (S1)

Penerapan Terapi Kompres Dingin Pada Pasien Post ORIF Dengan Masalah Nyeri Akut Di Ruangan Edelwis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau

person Yoli Novita, S. Kep
calendar_today 2024
school Profesi Ners

Institutional Metadata

Student ID 23501098
Study Program
Profesi Ners
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns. Dendy Kharisna, M.Kep
Upload Date 06 October 2026
Keywords
Nyeri Terapi Kompres Dingin Post ORIF

Abstract

Salah satu tindakan dalam penatalaksanaan fraktur adalah pembedahan. Efek pembedahan tersebut dapat menimbulkan nyeri pada pasien. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurasi nyeri tersebut dapat dilakukan dengan tindakan non farmakologis seperti terapi kompres dingin. Tujuan penerapan terapi kompres dingin adalah untuk melihat efek terapi kompres dingin terhadap nyeri pada pasien post ORIF fraktur diruangan Edelweis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Tindakan ini diberikan 10 menit sebanyak 1 kali sehari selama 3 hari pada 2 pasien. Sebelum dan sesudah tindakan, skala nyeri pasien diukur dengan NRS (Numeric Ranting Scale). Indikator yang dinilai berupa keluhan nyeri meringis, sikap protektif, gelisah, kesulitan tidur, frekuensi nadi. Hasil pelaksanaan ini didapatkan rata-rata penurunan skala nyeri pasien adalah 4. Hasil penerapan kompres dingin ini diharapkan menjadi salah satu evidence tindakan keperawatan untuk mengurangi nyeri pada pasien post ORIF selama memberikan asuhan keperawatan di ruang Edelweis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.

Salah satu tindakan dalam penatalaksanaan fraktur adalah pembedahan. Efek pembedahan tersebut dapat menimbulkan nyeri pada pasien. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurasi nyeri tersebut dapat dilakukan dengan tindakan non farmakologis seperti terapi kompres dingin. Tujuan penerapan terapi kompres dingin adalah untuk melihat efek terapi kompres dingin terhadap nyeri pada pasien post ORIF fraktur diruangan Edelweis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Tindakan ini diberikan 10 menit sebanyak 1 kali sehari selama 3 hari pada 2 pasien. Sebelum dan sesudah tindakan, skala nyeri pasien diukur dengan NRS (Numeric Ranting Scale). Indikator yang dinilai berupa keluhan nyeri meringis, sikap protektif, gelisah, kesulitan tidur, frekuensi nadi. Hasil pelaksanaan ini didapatkan rata-rata penurunan skala nyeri pasien adalah 4. Hasil penerapan kompres dingin ini diharapkan menjadi salah satu evidence tindakan keperawatan untuk mengurangi nyeri pada pasien post ORIF selama memberikan asuhan keperawatan di ruang Edelweis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2024 • Fakultas Keperawatan

Penerapan Terapi Kompres Dingin Pada Pasien Post ORIF Dengan Masalah Nyeri Akut Di Ruangan Edelwis RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau

Yoli Novita, S. Kep
contact_support