KTI

Penerapan Terapi Spiritual Berdzikir Pada Pasien Dengan Halusinasi Pendengaran Di Ruangan Indragiri RSJ Tampan Pekanbaru

person Sri Hariyanti
calendar_today 2025
school Profesi Ners

Institutional Metadata

Student ID 24501113
Study Program
Profesi Ners
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type KTI
Supervisor Ns. Eka Malfasari,M.Kep.,Sp.Kep.J
Upload Date 15 October 2026
Keywords
Skizofrenia Halusinasi pendengaran Terapi Dzikir

Abstract

Halusinasi merupakan salah satu tanda gejala dari skizofrenia positif. Halusinasi adalah hilangnya kemampuan manusia dalam membedakan rangsangan internal (pikiran) dan rangsangan eksternal (dunia luar). Salah satu terapi yang bisa diberikan pada pasien halusinasi pendengaran adalah terapi psikoreligius. Salah satu psikoreligius yang paling efektif adalah dzikir, bukti ilmiah menyebutkan bahwa dzikir merupakan manifestasi dari komitmen keagamaan seseorang. Terapi psikoreligius: dzikir dengan membaca istighfar (Astaqfirullahal’adzim) sebanyak 3 kali, dilanjutkan dengan tasbih (Subhannallah) 33 kali, tahmid (Alhamdulillah) 33 kali, dan takbir (Allahu akbar) 33 kali, terapi ini dilakukan selama 3 hari dengan durasi waktu 10-20 menit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan Evidance Based Practice sebagai terapi pada pasien halusinasi pendengaran dengan menggunakan terapi dzikir. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu dengan teknik eksprimen (perlakuan) pada pasien halusinasi pendengaran. Jumlah responden yang dibutuhkan yaitu sebanyak 2 orang dengan diagnosa keperawatan halusinasi pendengaran. Penelitian dilakukan selama 5 hari, dimulai dari tanggal 23-28 April 2025. Dinilai menggunakan kuesioner Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) dan SLKI dengan proses pengujian pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukan terdapat penurunan nilai pretest dan posttest melakukan terapi spiritual berdzikir.

Hallucinations are one of the symptoms of positive schizophrenia. Hallucinations are the loss of human ability to distinguish between internal stimuli (thoughts) and external stimuli (the outside world). One therapy that can be given to patients with auditory hallucinations is psychoreligious therapy. One of the most effective psychoreligions is dhikr, scientific evidence states that dhikr is a manifestation of a person's religious commitment. Psychoreligious therapy: dhikr by reading istighfar (Astaqfirullahal'adzim) 3 times, followed by tasbih (Subhannallah) 33 times, tahmid (Alhamdulillah) 33 times, and takbir (Allahu akbar) 33 times, this therapy is carried out for 3 days with a duration of 10-20 minutes. The purpose of this study was to explain Evidence Based Practice as a therapy for patients with auditory hallucinations using dhikr therapy. The implementation method used was the experimental technique (treatment) for patients with auditory hallucinations. The number of respondents needed was 2 people with a nursing diagnosis of auditory hallucinations. The study was conducted for 5 days, starting from April 23-28, 2025. Assessed using the Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS) and SLKI questionnaire with a pretest and posttest testing process. The results of the study showed a decrease in pretest and posttest scores for performing dhikr spiritual therapy.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Penerapan Terapi Spiritual Berdzikir Pada Pasien Dengan Halusinasi Pendengaran Di Ruangan Indragiri RSJ Tampan Pekanbaru

Sri Hariyanti
contact_support