Skripsi (S1)

Pengaruh CST (Cognitive Stimulation Therapy) Terhadap Daya Ingat Pada Lansia Demensia Di UPT Pati Sosial Tresna Werdha (PSTW) Khusnul Khotimah

person Irsa Novrida
calendar_today 2025
school S1 Keperawatan

Institutional Metadata

Student ID 21301027
Study Program
S1 Keperawatan
Faculty Fakultas Keperawatan
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Ns. Candra Saputra, M. Kep
Upload Date 07 September 2026
Keywords
:CST (Cognitive Stimulation Therapy) Daya ingat Demensia Lansia MMSE

Abstract

Demensia merupakan kondisi yang mempengaruhi kemampuan berpikir dan biasanya dialami oleh lansia, menyebabkan berkurangnya kemampuan ingatan. CST (Cognitive Stimulation Therapy) adalah metode intervensi non farmakologis yang telah terbukti efektif dalam memperbaiki kemampuan kognitif dan ingatan pada lansia yang mengalami demensia. diyakini sebagai pilihan perawatan yang aman dengan efek samping yang lebih kecil, serta dapat mempengaruhi kognisi, suasana hati, gejala perilaku, dan psikologis penderita demensia secara positif. lansia yang mengalami penurunan daya ingat menyarankan pentingnya kegiatan yang dapat meningkatkan rangsangan atau stimulasi otak. Penelitian ini menggunakan metode quasi exsperimen dengan desain one group pre-test dan post-test, penelitian ini melibatkan sebanyak 17 lansia. Pengukuran daya ingat dilakukan menggunakan Mini Mental Stase Examination (MMSE) dan data analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan Skor MMSE setelah diberikan intervensi CST, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 17,53 dan post-test sebesar 26,59. Hasil Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan pre test dan pos test mean rank 8,97 sum rank 134,50 dan nilai Z 3,43 sehingga nilai p value = 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan CST terhadap daya ingat pada lansia demensia. CST terbukti efektif dalam meningkatkan daya ingat lansia dengan demensia. Dengan demikian, CST dapat menjadi salah satu intervensi non farmakologis yang direkomendasikan dalam perawatan lansia yang mengalami gangguan kognitif.

Dementia is a condition that affects cognitive abilities and is usually experienced by the elderly, leading to a decline in memory function. CST (Cognitive Stimulation Therapy) is a non-pharmacological intervention method that has been proven effective in improving cognitive abilities and memory in elderly individuals with dementia. It is considered a safe treatment option with fewer side effects and can positively influence cognition, mood, behavioral symptoms, and psychological conditions in dementia patients. Elderly individuals experiencing memory decline highlight the importance of activities that can enhance brain stimulation. This study employs a quasi-experimental method with a one-group pre-test and post-test design, involving 17 elderly participants. Memory function was measured using the Mini-Mental State Examination (MMSE), and data analysis was conducted using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results showed an increase in MMSE scores after the CST intervention, with an average pre-test score of 17.53 and a post-test score of 26.59. The Wilcoxon Signed Rank Test results indicated that the pre-test and post-test mean rank was 8.97, with a sum rank of 134.50 and a Z-value of 3.43, yielding a p-value of 0.001 (p<0.05). This signifies a significant effect of CST on memory function in elderly individuals with dementia. CST has been proven effective in enhancing memory function in elderly dementia patients. Thus, CST can be recommended as a non-pharmacological intervention for elderly individuals experiencing cognitive impairment.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download

Research Snapshot

2025 • Fakultas Keperawatan

Pengaruh CST (Cognitive Stimulation Therapy) Terhadap Daya Ingat Pada Lansia Demensia Di UPT Pati Sosial Tresna Werdha (PSTW) Khusnul Khotimah

Irsa Novrida
contact_support