PENGARUH TERAPI SELF-COMPASSION TERHADAP TINGKAT STRES DAN REGULASI EMOSI PADA REMAJA DI SMP NEGERI 13 PEKANBARU
Institutional Metadata
Abstract
Remaja rentan mengalami stress akibat tuntutan akademik, sosial dan perkem-bangan psikologis yang dapat memengaruhi regulasi emosi. Terapi self-compassion merupakan salah satu intervensi yang dapat membantu mengatasi ma-salah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi self-compassion terhadap tingkat stres dan regulasi emosi pada remaja di SMP Negeri 13 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 90 responden yang terdiri atas 45 kelompok intervensi dan 45 kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test, Paired Sample t-test, Mann Whitney U Test, dan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna pada perubahan tingkat stres (p = 0,001) dan regulasi emosi (p<0,001) antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Disimpulkan bahwa terapi self-compassion berpengaruh terhadap penurunan tingkat stres dan peningkatan regulasi emosi pada remaja di SMP Negeri 13 Pekanbaru.Remaja rentan mengalami stress akibat tuntutan akademik, sosial dan perkem-bangan psikologis yang dapat memengaruhi regulasi emosi. Terapi self-compassion merupakan salah satu intervensi yang dapat membantu mengatasi ma-salah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi self-compassion terhadap tingkat stres dan regulasi emosi pada remaja di SMP Negeri 13 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 90 responden yang terdiri atas 45 kelompok intervensi dan 45 kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Perceived Stress Scale (PSS) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test, Paired Sample t-test, Mann Whitney U Test, dan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna pada perubahan tingkat stres (p = 0,001) dan regulasi emosi (p<0,001) antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Disimpulkan bahwa terapi self-compassion berpengaruh terhadap penurunan tingkat stres dan peningkatan regulasi emosi pada remaja di SMP Negeri 13 Pekanbaru.
Adolescents are vulnerable to stress arising from academic, social, and psycholog-ical developmental demands, which can affect emotion regulation. Self-compassion therapy is an intervention that can help address these issues. This study aimed to determine the effect of self-compassion therapy on stress levels and emotion regulation among adolescents at SMP Negeri 13 Pekanbaru. A quasi-experimental design with a pretest-posttest control group approach was employed. The study sample consisted of 90 respondents divided into an intervention group (n=45) and a control group (n=45)-selected using purposive sampling. The in-struments used were the Perceived Stress Scale (PSS) and the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Data analysis involved the Wilcoxon Signed-Rank Test, Paired Sample t-test, Mann-Whitney U Test, and Independent Samples t-test. The results showed significant differences in the changes in stress levels (p = 0.001) and emotion regulation (p<0.001) between the intervention and control groups. It is concluded that self-compassion therapy influences the reduction of stress levels and the improvement of emotion regulation among adolescents at SMP Negeri 13 Pekanbaru.