Skripsi (S1)

Perilaku Self-diagnose Tentang Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kesehatan dan Informatika IKES PN 2024.

person Nova Oktavia
calendar_today 2024
school S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Institutional Metadata

Student ID 20401019
Study Program S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Faculty Fakultas Kesehatan & Informatika
Thesis Type Skripsi (S1)
Supervisor Rahmi Pramulia Fitri S, M.Kes
Upload Date 30 July 2026
Keywords
Self-diagnose Kesehatan Mental Penegtahuan Sikap Jenis Kelamin

Abstract

Pada saat ini banyak fenomena yang sedang terjadi, salah satunya fenomena trend self-diagnose kesehatan mental dikalangan remaja. Dampak dari self-diagnose sangat buruk terhadap kesehatan mental, yaitu dapat meningkatkan kecemasan yang berlebihan dan memicu rasa depresi dan membuat rasa takut yang sangat berlebihan untuk pergi ke tempat yang lebih ahli. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi, dengan jumlah sempel sebanyak 66 responden yang diperoleh menggunakan teknik probability sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan bawah tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku self-diagnose dengan mengunakan uji chi square yang didapatkan p value 0,1,<0,005 dengan nilai OR(IC) 1,000. Ada hubungan yang signifikan anatara sikap dengan perilaku self-diagnose dengan p value 0,00>0,005 dengan nilai OR(IC) 0,063. . Ada hubungan yang signifikan anatara Jenis kelamin dengan perilaku self-diagnose dengan p value 0,003>0,005 dengan nilai OR(IC) 0,358.

Currently, many phenomena are occurring, one of which is the trend of self- diagnosing mental health among teenagers. The impact of self-diagnosis is very bad for mental health, namely it can increase excessive anxiety and trigger feelings of depression and create excessive fear of going to a more expert place. This type of research is quantitative, using a descriptive correlation research design, with a sample size of 66 respondents obtained using probability sampling techniques. The results of this study show that there is no significant relationship between knowledge and self-diagnosing behavior using the chi square test which obtained a p value of 0.1, <0.005 with an OR(IC) value of 1.000. There is a significant relationship between attitudes and self-diagnosing behavior with a p value of 0.00>0.005 with an OR(IC) value of 0.063. . There is a significant relationship between gender and self-diagnosing behavior with a p value of 0.003>0.005 with an OR(IC) value of 0.358.

Available Document Assets

article
Abstract Ready for download
lock

Restricted Access

folder_zip
Chapter 1 Restricted to Registered Scholars
login Login to download

Research Snapshot

2024 • Fakultas Kesehatan & Informatika

Perilaku Self-diagnose Tentang Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kesehatan dan Informatika IKES PN 2024.

Nova Oktavia
contact_support